Rahasia Sukses I, Rahasia di atas Rahasia

Iqra Bismirabbika al Ladzi Khalak
Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan.
(QS. Al Alaq :1)


Rahasia Membaca

Ada satu hal yang menarik dengan turunnya wahyu pertama kepada Rasulullah Muhammad saw., beliau mendapatkan perintah untuk membaca (IQRA), padahal beliau seorang yang ummy (tidak dapat membaca dan menulis). Ini menunjukan bahwa ada makna yang begitu dalam pada kata iqra yang akan mampu merubah dan menggerakan kehidupan ini secara lebih dahsyat dan sempurna. Inilah pesan pertama dari Tuhan kepada Rasulullah saw, yang secara tidak langsung menjadi pesan pertama untuk seluruh ummat manusia.

Kata iqra berasal dari kata qara’a yang berarti menghimpun. Apabila anda merangkai huruf atau kata kemudian anda mengucapkan rangkaian tersebut maka anda telah menghimpunnya atau membacanya. Dalam kamus-kamus ditemukan bahwa kata tersebut berarti menyampaikan, menelaah, membaca, mendalami, meneliti, mengetahui ciri-ciri sesuatu dan sebagainya, yang kesemuanya bermuara pada arti menghimpun.

Sementara kita pada umumnya sering kali memahami bahwa iqra berarti membaca tulisan atau membaca buku, Padahal, kalau di lihat dari makna mendasar kata iqra sendiri, maknanya menjadi lebih dalam dari itu, iqra berarti menghimpun seluruh aktivitas kita terhadap segala sesuatu yang kita baca, baik yang kita lihat, kita dengar, kita bicarakan, kita kerjakan, kita rasakan sehingga mampu meningkatkan pengetahuan serta kualitas hidup kita menjadi lebih baik.

Ketika kita MENDENGAR kicauan suara burung misalnya, atau mendengar suara penyanyi diiringi musik klasik yang mengalun dengan merdu nan syahdu  secara tidak langsung kita diajarakan untuk MEMBACA pesan dari apa yang kita DENGAR bahwa kelembutan suara merdu itu selalu membuat kita rindu untuk mendengarnya bahkan mampu memberikan rasa nyaman dan ketengangan jiwa atau sebaliknya ketika kita mendengar suara ribut yang bergemuruh kita akan merasakan bahwa sesungguhnya kebisingan itu mengganggu dan membuat keadaan menjadi tidak nyaman.

Ketika kita MELIHAT berbagai eksotisnya pemandangan alam, gunung-gunung yang menjulang tinggi, taman-taman bunga yang mekar, hamparan laut tak berujung, langit yang membentang luas tanpa batas, bintang-bintang berkedip hiasi malam sunyi, bulan bercahaya terangi semesta melipat malam yang kelam, bahkan matahari pun sinari bumi tanpa henti, ini artinya kita diajarkan untuk selalu MEMBACA pesan yang disampaikan dari apa yang kita LIHAT bahwa keindahan itu adalah sebuah seni yang menjadi ungkapan perasaan yang dimiliki setiap insan sehingga memberi ketakjuban rasa bahkan mempu melahirkan ketajaman mata hati kita untuk selalu memaknai dan merasakan seluruh keindahan alam semesta ini, betapa damainya alam bercengkrama. Sebaliknya ketika kita melihat berbagai kerusuhan, perampokan, pertikaian, peperangan, kita merasakan bahwa semua kekerasan itu akan melahirkan kekacauan bahkan mejadikan semesta ini tidak tentram dan damai.

Ketika kita BEKERJA pada sebuah instansi yang bonafid, besar, jaringannya luas, kita dituntut untuk selalu bekerja keras, MENELAAH dan MEMBACA ulang  seluruh tindakan secara hati-hati agar hasilnya menjadi lebih sempurna. Hal ini menunjukan bahwa totalitas dalam BEKERJA akan menghasilkan kualitas sesuai dengan apa yang menjadi tujuan sekaligus bermanfaat bagi diri kita dan orang lain. Sebaliknya bekerja dengan leha-leha dipastikan tidak akan menghasilkan sesuatu yang berkualitas dan sia-sia.

Membaca dari apa yang tertulis seperti buku, dari apa yang kita lihat, kita dengar, kita kerjakan, kita katakan, senantiasa memberikan wawasan dan ilmu pengetahuan yang berguna bagi hidup kita. Seperti fisik yang perlu diberi makanan, demikian juga dengan pikiran kita. Membaca merupakan salah satu makanan terbaik untuk pikiran. Dengan membiasakan membaca terhadap seluruh aspek kehidupan yang kita jalani, secara tidak langsung kita diajarkan untuk selalu melatih kematangan diri, ruhani ataupun jiwa kita sehingga menjadi semakin berkualitas disetiap tahapan kehidupannya, bahkan membaca menjadi kunci sukses membuka peta rahasia harta karun dunia dan akhirat. Jadi, pesan rahasianya untuk saya dan anda adalah membaca.

Karena membaca itulah yang akan memberikan rangsangan terhadap otak sehingga sehingga manusia menjadi lebih cerdas. Bahkan Professor Marian Diamond yang mendapat kehormatan melakukan otopsi otak Einstein mengatakan “…saya akan memberitahu mereka tentang betapa dinamisnya otak mereka, serta kenyataan bahwa otak dapat berubah pada usia berapapun, sejak lahir hingga akhir kehidupan. Otak dapat berubah secara positif jika dihadapkan pada lingkungan yang diberikan rangsangan. Sebaliknya, otak dapat menjadi negatif jika tidak diberi rangsangan. Pembahasan rangsangan terhadap otak sehingga otak menjadi luar biasa dikupas dan bisa anda baca pada bagian sukses 2 “menjadi super genius”.

***

Benarkah dengan Membaca, Hidup menjadi Sukses?

Pembicara ternama, Jim Rohn mengatakan bahwa kita dapat menjadi pakar dalam suatu bidang jika kita hanya mau menginvestasikan waktu 1 jam setiap hari selama 5 tahun untuk mempelajari buku-buku mengenai bidang tersebut. Dalam 1 bulan menyisihkan 30 jam, 1 tahun menyisihkan 360 jam dan dalam 5 tahun berarti kita menyisihkan 1.800 jam. Siapa pun yang belajar suatu bidang ilmu selama 1.800 jam tentunya sudah pasti menguasainya secara mendalam.

Ada sebuah fakta menarik tentang para pemimpin besar. Mereka semuanya memiliki kesamaan dalam satu hal yakni kebiasaan membaca secara teratur. Benjamin Franklin, Gusdur, Soekarno, Gandhi, Bill Gates, Barack Obama, Oprah Winfrey, dan Susilo Bambang Yudhoyono merupakan segelintir contoh para pemimpin yang meluangkan waktu di antara kesibukan sehari-hari untuk memberi makanan bagi pikirannya melalui buku-buku bagus. Dan konon katanya Bill Clinton membaca lebih kurang 300 buku selama kuliah hukum di University College, Oxford.

Tentunya mereka tak sekedar membaca secara kontinue, tetapi juga melakukan tindakan atas semua yang telah di bacanya secara kontinue pula, seperti halnya Tiger Wood pemain golf terhebat, setiap hari fokus mengulang-ulang pukulannya sehingga pukulannya begitu sempurna. Michael Jordan berlatih memasukan bola berjuta-juta kali, hingga memegang rekor paling baik tetapi  tidak banyak yang tahu bahwa ia memegang rekor terbanyak dalam kegagalannya memasukan bola. Thomas Alfa Edison yang menemukan lampu bahkan telah mempatenkan 1000 hasil penelitiannya, melakukan kegagalan beribu-ribu kali dalam percobaannya hingga akhirnya berhasil. Semua spirit atas segala tindakan yang dilakukannya itu, sebagian besar dipengaruhi dari apa yang telah ia baca.

Kazuo Inamori, pendiri Kyocera Group juga seorang filantropis, mengatakan dalam bukunya A Passion for Succes bahwa Your own experiences and those of others that you acquire through reading can provide a spiritual framework to succeed in life. Ternyata, selain pengalaman hidup kita, buku merupakan faktor sangat penting lain dalam membawa keberhasilan dalam hidup.

Jadi, setelah membaca kemudian tindakan pertama dimulai, apa yang diperlukan selanjutnya adalah keuletan dan keteguhan hati untuk menerjang gelombang demi gelombang menuju tujuan. “Banyak kegagalan hidup terjadi karena orang tidak menyadari betapa dekat mereka pada keberhasilan tatkala ia menyerah, tandas Edison.

Dengan Penuh Cinta Menyebut Nama Tuhan

Setelah kata iqra dilanjutkan dengan kalimat Bismirabbika Al Ladzi Kholak, dengan menyebutkan nama Tuhan yang telah menciptakan. Ini artinya bahwa kalimat tersebut dalam pengertian dan semangatnya ingin menyatakan “bacalah demi tuhanmu, bergeraklah demi Tuhanmu, bekerjalah demi Tuhanmu. Demikian juga apabila anda berhenti bergerak atau berhenti melakukan sesuatu aktivitas, maka hendaklah hal tersebut didasarkan pada bismi rabbika sehingga pada akhirnya ayat tersebut berarti ‘jadikanlah seluruh kehidupanmu, wujudmu, dalam cara dan tujuannya, kesemuanya demi karena Allah, begitulah ungkap syeikh Abdul Halim Mahmud dalam bukunya Al Quran Fi Syahr Al-Quran.

Rahasia pertama adalah agar dapat mencapai apapun yang kamu inginkan teruslah mengingat bahwa Allah itu Maha Cinta dan Maha Kasih, Allah itu Rahman Rahim. Karena cinta kasih merupakan alasan dan cetak biru penciptaan manusia dan alam semesta beserta seluruh isinya. Dua Nama Tuhan Ar Rahman dan Ar Rahim, yang keduanya mengacu pada makna cinta dan kasih sayang, merangkum makna seluruh nama AgungNya (asmaul husna). DijadikanNya sebagai pola dasar penciptaan alam dan segenap makhluk. Selanjutnya sebagai khalifah di muka bumi, kita dipilih untuk bertindak atas namaNya. Maka, kita menjadi instrumen penyebaran CintaNya ke seluruh penjuru alam. Ibarat kran sebagai sumber pembuka mengalirnya air yang jernih jika kran tertutup maka tidak akan ada aliran air, diri kita pun menjadi rusak apabila memutuskan diri dengan sumber kasih sayang (ar Rahman dan ar Rahim) dan atau gagal mengalirkannya kepada dunia. Jika Tuhan  itu pemilik cinta yang sesungguhnya maka membaca atau melakukan pekerjaan dengan menyebut nama Tuhan itu berarti kita diajarkan untuk membaca atau melakukan perkerjaan tersebut dengan penuh CINTA. Sehingga pekerjaan yang dilakukan tanpa rasa cinta, tidak akan menghasilkan kesempurnaan. Maka tak keliru jika ada hadits yang mengatakan bahwa “Setiap pekerjaan yang baik, jika tidak dimulai dengan “Bismillahirrahmanirrahim” (menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang) maka pekerjaan tersebut akan terputus (dari keberkahan Allah)”. “kullu amrin dzi balin la yubda’u fihi bi “bismillahirrahmanirrahim” fa huwa aqtha”. Oleh karena itu, disetiap awal pekerjaan dan belajar anda ucapkanlah Bismillahirrahmanirrahim dengan bersimpuh penuh cinta dan harap. Inilah rahasia utama diatas rahasia lainnya.

Dengan cinta, ya cinta, karena tanpa cinta dunia akan membeku dan hampa. Melakukan seluruh aktivitas dengan penuh cinta sehingga mampu mensinergikan kecerdasan super genius otak dan hati anda, bisa anda baca pada bagian sukses 3 “Super Sukses dibalik Dahsyatnya Cinta”.

 

semesta kimia; buat saudara kecilku bacalah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 863 other followers

%d bloggers like this: