kepantasan mendapatkan

Duduk terdiam di kursi sekitar paviliun anggrek, memandang tanaman sambil menghirup udara sejuk nan wangi anggrek se wangi aroma surga yang didambakan, meresap ke seluruh urat nadi, menyatu dengan darah kehidupan. Tidak banyak orang yang lalu lalang, hanya petugas yang berajaga-jaga yang selalu siap dan sigap menertibkan keadaan yang sewaktu-waktu terjadi tak terduga. Sehingga suasana nampak hening dan tenang, menghapus rasa resah dan lelahnya mata karena kurang tidur semalam suntuk berusaha menjaga dan melayani tepatnya sekedar menemani sang kakak yang sedang menjalani ujian harian dari Allah swt di pesantren khusus (RSHS) ini. Semoga dimudahkan dan diberikan jalan terbaik dalam menjalaninya.

sekitar jam 09.00. saudara-saudara dari tasikmalaya datang menjenguk, rasa haru dan sedih pun bergejolak menjadi satu. Tetesan air matapun pun mengalir memucatkan wajah yang cerah, melayukan bulu mata yang jentik, ditambah suara setengah parau yang menggemakan seisi ruangan, semakin meledakan dinding-dinding hati yang kalut. Begitulah kira-kira keadaan yang entah bagaimana hal itu terjadi. Secara spontan, suara hati satu sama lain menyatu menjadi satu, tak ada negosiasi, tak ada konspirasi semua terjadi apa adanya. suara hati, benar-benar suara hati.

Sayang bagi sebagian orang suara hati terkadang hanya muncul dalan keadaan yang benar-benar terpojok, terperosok, terkena musibah, rasa kasihan yang belebihan, meskipun semua itu tidaklah keliru, Bayangkan saja kalau SUARA HATI selalu dipelihara dan dimaknai serta dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari, berbangsa dan bernegara serta beragama, keadaan rasa saling memahami satu sama lain akan jauh lebih utuh dan sempurna, menyemmpurnakan kesempurnaan wujud yang telah Tuhan ciptakan.

Setelah beberapa jam meninggalkan ruangan, tiba-tiba suara lantunan ayat-ayat Alquran terdengar indah, namun sesaat membuat tersentak kaget menghentakkan seluruh isi kepala, Huh.. hari jumat, teringat betapa mulianya hari jumat ini jangan sampai sia-sia, begitu yang sempat terlintas di benak. suara itu terdengar tepat berada di sekitar pesantren khusus (RSHS) ini. Hari Jumat, inilah hari terbaik diantara hari-hari baik lainnya. Memanfaatkan hari terbaik dengan perbuatan baik mengisi ruang-ruang harapan-harapan mulia, permohonan ampunan, serta anugerah kesehatan, lebih baik ketimbang berkhayal tak karuan mengosongkan ruang-ruang serta lembaran kosong atau malah menambah buram putihnya kertas hati kehidupan. Bersholawat mungkin salah satu pilihan baik, disamping membaca Alquran terutama surat Al Kahfi, dan memperbanyak doa yang baik. karen semua itu akan lebih mendekatkan kita kepada yang kuasa.

Dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Perbanyaklah shalawat kepadaku setiap hari jum’at karena shalawatnya umatku akan dipersembahkan untukku pada hari jum’at, maka barangsiapa yang paling banyak bershalawat kepadaku, dia akan paling dekat derajatnya denganku.” (HR. Baihaqi dengan sanad shahih)

Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari jum’at akan diberikan cahaya baginya diantara dua jum’at.” (HR. Al Hakim dan Baihaqi dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani)

Bayangkan saja pada hari jum’at ini banyak sekali keutamaan serta keisimewaan, serta kejadian penting yang ditetapkan Tuhan. Secara tegas, terlihat jelas seperti yang disabdakan Rasulullah saw,

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Di hari jum’at itu terdapat satu waktu yang jika seseorang muslim melakukan shalat di dalamnya dan memohon sesuatu kepada Allah Ta’ala, niscaya permintaannya akan dikabulkan.” Lalu beliau memberi isyarat dengan tangannya yang menunjukkan sedikitnya waktu itu. (HR. Bukhari Muslim)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:
“Hari paling baik dimana matahari terbit pada hari itu adalah hari jumat, pada hari itu Adam diciptakan, dan pada hari itu pula Adam dimasukkan ke dalam surga, serta diturunkan dari surga, pada hari itu juga kiamat akan terjadi, pada hari tersebut terdapat suatu waktu dimana tidaklah seorang mukmin shalat menghadap Allah mengharapkan kebaikan kecuali Allah akan mengabulkan permintannya.” (HR. Muslim)

Dari Abu Lubabah bin Ibnu Mundzir radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Hari jum’at adalah penghulu hari-hari dan hari yang paling mulia di sisi Allah, hari jum’at ini lebih mulia dari hari raya Idhul Fitri dan Idul Adha di sisi Allah, pada hari jum’at terdapat lima peristiwa, diciptakannya Adam dan diturunkannya ke bumi, pada hari jum’at juga Adam dimatikan, di hari jum’at terdapat waktu yang mana jika seseorang meminta kepada Allah maka akan dikabulkan selama tidak memohon yang haram, dan di hari jum’at pula akan terjadi kiamat, tidaklah seseorang malaikat yang dekat di sisi Allah, di bumi dan di langit kecuali dia dikasihi pada hari jum’at.” (HR. Ahmad)

Begegaslah menuju mesjid untuk melaksanakan shalat jum’at. terima kasih telah KAU ingatkan aku hari ini. semoga menjadi PANTAS dan LAYAK mendapatkan apa yang diharapkan. Engkau maha pemurah, dan pengasih atas segala-galanya.

Berdoa serta berbuat sebaik mungkin, dalam upaya MEMPERSIAPKAN KEPANTASAN DIRI MENDAPATKAN SESUATU, itu jauh lebih baik. smoga!

semesta kimia, 24.00 100710
pesantren khusus (RSHS)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: