Kesetimbangan Dinamis

Dalam sistematika perjalanan hidup manusia, akan selalu ada benturan berbagai  kepentingan yang syarat akan keterlibatan orang lain dan senantiasa membutuhkan bantuannya (Take And Give) bahkan akan selalu bersentuhan dengan lingkungan yang menjadi salahsatu ciri pola interaksi dalam pergaulan hidup. Keberhasilan perjuangan hidup tidak akan pernah terlepas dari etika pola hidup yang selalu bersahaja, sederhana, berusaha untuk menyelesaikan masalah yang dihadapinya, tidak mudah tersinggung, dan menerima kritikan orang lain. Seberapa jauh sebenarnya kita mampu memperhatikan serta mencoba untuk masuk pada pola pikir dan pemahaman orang lain sehingga kita akan tenggelam dengan rasa integritas demokrasi yang  akan mengarahkan kita untuk memperoleh konsep paradigma (Conceptual Paradigmatik) Jauh kedepan (Futuristik).

Pada akhirnya Prodak (hasil reaksi) yang dihasilkan dari pola interaksi yang telah terbina mulai dari jati diri unsur-unsur (personal) kemudian terbentuk suatu per-senyawa-an yang menandakan sebuah komunitas dalam melanggengkan dan mempertahankan kekuatan dan kepentingannya (Power Intres) dapat tercipta dengan baik. Suatu komunitas (senyawa) yang terbentuk akan terus mencoba untuk bergabung dengan senyawa lain dalam memperluas link (Jaringan) , berkumpul dan membentuk sebuah Ikatan Kimia (ikatan Emosional, Ikatan konseptual) dalam menyamakan dan mempersatukan visi-misi guna mencapai suatu proses perubahan dalam dinamika intekektual yang direalisasikan dalam kehidupan yang riil sehingga akan tercipta sebuah kultur akademik (Cultural Academical) sebagai timbal balik dari aksi reaksi (reversibel) yang dapat dirasakan oleh seluruh komponen.

Aksi reaksi seperti inliah yang berusaha untuk kita pertahankan sehingga akan tercipta suatu kesetimbangan dinamis yang terjadi dalam suatu medium reaksi (organisasi) yang akan terus berlanjut dengan berbagai Kerjasama (Bargaining ) melalui aturan main (Rule of Game) yang dibangun dan diterapkan dalam sistem yang ada. Sejauh mana ikatan yang terjadi tanpa adanya kesetimbangan dinamis dalam reaksi kimia, maka punahlah aksi reaksi tersebut, Untuk itu marilah kita bangun sebuah reaksi kimia yang senantiasa bereaksi bolak balik (reversibel) yang takkan pernah putus sehingga tercipta sebuah kesetimbangan dinamis yang dapat kita terapkan dalam sebuah organisasi kehidupan ini.

Okt, 2002
=semesta kimia=

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: