semilir udara pagi

di atas sana
dalam pejamnya mata
semilir udara pagi
menelusup sekujur tubuh
rasakan sentuhan lembut rahmatnya
bulu pori-pori pun menegak setegak menara menjulang tinggi
hingga alirkan energi-ruh suci menembus urat nadi

sedikit bukakan mata
tampak cahayanya sedikit memerah
terangkan pandang ke atas pun ke bawah
bentangkan lukisan nyata pegunungan luar biasa
pepohonan serta taman hiasan surga
satu karya cipta sang maha cinta
lampaui pahatan getar rasa, tarian hati
dalam goresan pena jari-jari pelukis ternama
picaso, claude monet, appandi pun basuki abdullah

dari puncak itu
semilir udara pagi
menjadi saksi keagungan suci
hantarkan pendaki turun kembali ke bumi
gerakan hati
tebarkan aroma kesederhanaan
sampaikan petuah kesempurnaan
menyatu bersama kehidupan
pasti

==
tarian agung semesta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: