jejak perpisahan ku

dulu
kau ajarkanku huruf,
merangkai kata jadilah kalimat sempurna
hingga memaksaku larut dalam kearifan membaca
meski terkadang tersimpan kesal di dada
semua itu begitu terasa ternyata cakrawala terbuka karena membaca
kau ingatkanku petuah bijaksana
sementara aku hanya terbuai mainan belaka
sesaat termenung petuahmu adalah tetesan air mata cinta
dari hati untuk kesuksesan diri

kini
kuberdiri di gerbang persimpangan
dalam sekejap tinggalkan jejak tawa-duka jadilah kenangan
terlintas dibenakku,
jangan jadikan jarak bila jauh,
jadikan hati tetap terikat
karena perpisahan bukanlah untuk perpisahan
tetapi perpisahan adalah awal pertemuan
rindukanmu di setiap gerak hatiku
iringi langkah kaki lanjutkan perjuangan
yakinku perjalanan masih panjang
siapkan bekal kearifan diri
raih kesuksesan mimpi-mimpi sejati

nanti
masa depan menunggu janjiku
karena janjiku, perjuanganku, jerih payahku
untukku bukan untukmu
diseluruh proses terbaikku
sekarang, sekarang dan sekarang
jadikan setiap waktu adalah sekarang
karena itulah masa depan
belajar dan belajar selalu
takkan pernah lelah dan layu
hingga arungi dunia dalam genggamanku
dalam tajamnya pikir pun beningnya hati
bersama waktu hadirkan singgasanaku
dalam karya terbesarku
abadi di sepanjang waktu

==
tarian agung semesta
aku dalam cermin anak-anakku
paturay tineung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: