KAU

perlahan jauh di atas arasy
di bawah alisnya sinar terang bersinar lukiskan keindahan kota hati
menatapnya butakan mata tetap saja ikhlaskan raga menerima
menyentuhnya sesaat detak berhenti, matikan rasa dalam derita
tetesan air matanya ledakan seluruh penjuru kota bertebaran dalam cacah
Kau, menyeret jiwa-jiwa tenggelam larutkan surga mendunia
seperti minuman anggur, mabukan dunia dalam kelejatan asmara hingga terbang mengangkasa
seperti tarian jiwa, sematkan putaran rindu lepaskan raga tanpa busana di malam senja
seperti lukisan semesta, sentuhkan kehidupan nyata dalam sajadah kanvas keagungannya
seperti ukiran jati, memahat jiwa yang mati indahkan rumah dunia
seperti syair-syair pujangga, getarkan rasa dalam ketajaman mutiara kata
seperti kisah-kisah peradaban, hadirkan cerita berharga tak pernah usang di sepanjang masa
Kau adalah kisah bagi para pelantun cinta sang penyair rasa

==
by jamiludin, 180911
bercengkrama dalam damai tatap yang diam disana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: