Mimpi Ala Einstein


Einstein Sang “Pemimpi” Penunggang Cahaya


Khayalan-khayalan Einstein mengenai fenomena fisika
dan bagaimana menunggangi seberkas cahaya,
akhirnya melahirkan Teori Relativitas.
=Rapunspel Flower=

 

Bagaimana ceritanya impian yang terdengar mustahil malah melahirkan sebuah teori Relativitas yang luar biasa menggemparkan jagat raya, bahkan sebagian orang mengatakan penemuannya telah menumbangkan kekokohan Hukum Newton yang bertahta hingga 300 tahun, meskipun Einstein sendiri mengkaui bahwa teori relativitas umum, secara kuantitatif merupakan modifikasi kecil atas teori Newton, tetapi secara kualitatif, ia merupakan loncatan besar. Teori ini sebagai penanda baru dimulainya sains modern yang memandang alam semesta dengan lebih arif dan bijaksana.

 

Kekuatan visi dalam memujudkan impiannya, tak ada yang mampu menghalangi dan mecegah Einstein untuk terus fokus terhadap apa yang diyakini mengikuti apa kata hatinya dan melakukan hal-hal yang ingin dilakukannya serta disenanginya. Seperti ungkapannya, “Begitu saya menetapkan sasaran, sulitlah sesuatu untuk menghalangi saya”.

Tindakan Einstein yang gigih mewujudkan mimpinya, menjadikan Einstein dianggap orang aneh bahkan gila, ini terbukti dengan kelakukannya yang selalu membangkang dalam berbagai pelajaran yang diikutinya disekolah hanya karena beberapa materi itu tak disukainya, bahkan Einstein tidak lulus sekolah tingkat menengah pertama karena beberapa mata pelajarannya tidak lulus sehingga tidak memenuhi syarat kelulusan sekolah. Einstein harus puas dengan hanya mendapatkan surat keterangan kalau Einstein pernah sekolah di SMP tersebut tanpa medapatkan ijazah kelulusan. Ketidak lulusannya nya itu disebabkan Einstein seringkali membolos pada mata pelajaran-mata pelajaran yang tidak disenanginya, dan lebih memilih menyendiri serta ditemani kekasihnya yakni ilmu logika dan fisika.

Meskipun telah gagal dari sekolah tingkat pertamanya, Einstein tidak pernah berhenti mengkaji dan mencari rahasia-rahasia di balik logika dan fisika.

Pelajaran Logika dan Fisika yang disenanginya sejak SMP telah mengalihkan semua kegiatan mainnya termasuk kegiatan di sekolah yang mengabaikan pelajaran lain yang diajarkan guru, dan Einstein lebih fokus belajar logika dan fisika hingga tiba masa SMA, kemampuan Eisntein pada bidang logika dan fisika telah mencengangkan teman-temannya karena Einstein mampu menghitung perkalian dalam jumlah ribuan di luar kepalanya.

Kebiasaannya yang fokus dan membaca ulang secara terus-menerus apa yang disenanginya layaknya bermain terutama ilmu logika dan fisika menjadikan Einstein seorang ilmuwan yang luar biasa cerdas. Itulah yang diajarkan Einstein kepada kita bahwa belajar adalah bermain. Bermain secara terfokus pada sesuatu yang membesarkan kita.

 

Mimpi Ala Hawking

(Sang Perancang Agung; Mukjijat ataukah Laknat)

be continue………..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: