pejalan lusuh

para pejalan yang lusuh
dalam jiwa sinarmu tetap menyala
terangi langkah dalam gulita
ikhlaskan perjalanan kehidupan nyata
tetap tersenyum dalam lara
tertawa dalam duka
tegar dalam kerapuhan jiwa
jamuan pahit-manismu
tetapkan jiwa setia memuja

para pejalan yang lusuh
biarlah bau keringatmu berbaur dengan pasir di tanah
mewangi dilangit bak tetesan minyak zaitun sang pohon kehidupan
kehilangan duniamu dalam sekejap
datangkan istana kerajaan cinta abadi
meski terkadang ragu
nyanyian rindu tetap iringi tarian lusuhmu
tampakkan senyuman keindahan nyataku dalam dunia mayamu

==
tarian cinta sang pejalan
dalam senyuman yang lusuh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: