jejak pencarian

menepi di pare kota kediri
harap bersemi dalam dada menjadi-jadi
Pagi berlari tiada henti bak denyut nadi berbunyi
berhenti berarti mati padahal waktu berputar pasti
tetaplah melangkah dalam gerak hadirkan proses menjadi
usia tiadalah arti karena ilmu hampiri setiap pencari

berdiri dalam pandang
bahasa jadi santapan pagi hingga petang
logico itulah kawah candradimuka para pejuang
dalam seruling doa malam mengudara bersama bintang-bintang
mengasah tajamnya otak dalam otak-atik rahasia sang pemantik
lembutkan tarian hati menarik kebaikan sang pemerhati
fungsikan akal raih keridlaan sang maha kekal
hingga mentari pagi gantikan lelah bercahya kembali
karena disini mencari – disana memberi

hembusan nafas lembut mendesah
jejak teriakan tawa duka mereka
terekam hinggga ke palung sukma
memahat rasa mengukir cerita
iringi perjalanan panjang
hingga menepi kembali di persimpangan
pulang menuju kesempurnaan

sejukkan diri wahai pejalan
jarak jauh tak jadi penghalang
jadikan hati tetap terikat
karena cintaku untukku
dan cintaku adalah milikmu

 

11.30
Pare, 03 Januari 2012
periode 25 Des 2011
anak abah bundo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: